4 Tim Terkuat Liga Primer Berkat Ketangguhan Lini Tengah



Situs Judi Online Terpercaya - Taktik serta formasi dalam sepak bola bisa jadi sudah banyak berevolusi sepanjang masa liga primer Inggris, namun memimpin pertempuran di lini tengah tetap jadi aspek kunci dalam memenangkan pertandingan. Tim- tim dengan penyerang hebat juga kerap kesusahan kala terdapat kekurangan pemain bermutu di lini tengah.

Sepanjang awal masa, klub- klub kerap merendahkan 2 striker dengan 2 gelandang tengah dan 2 sisanya di sayap lapangan. Tetapi kehadiran Jose Mourinho melahirkan pola permainan baru dengan gelandang bertahan dan gelandang serang. Tidak hanya itu, strategi revolusioner ala Pep Guardiola di Barcelona yang mengandalkan trio Iniesta- Busquets- Xavi betul- betul mengganti metode orang memandang lini tengah.

Semenjak itu, klub mencari gelandang dengan visi serta kreativitas buat mengganti tempo permainan. Dalam 2 sampai 3 masa terakhir, Liga Primer sudah memamerkan banyak regu dengan keserbagunaan dan dinamika di tengah lapangan. Berikut ini terdapat 4 regu dengan lini tengah terbaik di Liga Primer tipe Sportskeeda yang dikutip tengah minggu ini.

4. Leicester City


brendan Rodgers

Regu besutan Brendan Rodgers sudah jadi relevansi masa ini buat permainan di lini tengah. Style bermain Leicester city yang cair sudah mengesankan banyak orang dan merupakan alibi besar kenapa mereka terletak di urutan kedua klasemen sementara Liga Primer. Lini tengah leicester yang terdiri dari Wilfred Ndidi, James Maddison, dan Youri Tielemans sudah mengungguli hampir tiap lawan masa ini.

Ndidi, salah satu pemain yang sempat diremehkan di Liga Primer nyatanya dapat menyatukan regu. Ia kerap memenangkan pertarungan raga di lini tengah dan mencatatkan tekel sangat banyak masa lalu. Ia rata- rata menangani 5, 1 tekel per pertandingan masa ini, paling tinggi dari 5 liga top Eropa. Kemudian Maddison pula menemukan banyak perhatian sepanjang pertandingan, paling utama karena permainannya yang gila- gilaan dari lini tengah dan keahlian buat bergerak dengan sempurna di dalam kotak penalti.

3. Chelsea


Frank Lampard


Mirip dengan Rodgers, Frank Lampard sudah merevolusi The Blues sampai memainkan sepak bola menarik di Eropa. Ia kerap memakai formasi 4- 2- 3- 1 dengan Jorginho dan Mateo Kovacic bermain menjurus ke lini belakang. Jorginho tampaknya sudah memperoleh kembali semangatnya yang lenyap di dasar asuhan Lampard. Ia merupakan salah satu pengumpan terbaik di liga dengan rata- rata 78, 8 kali per pertandingan, dengan tingkatan keberhasilan 88, 3 persen.

Kedatangan Kovacic pernah memunculkan banyak tanda tanya seperti Jorginho. Tetapi dia juga sudah menciptakan metode buat mengendalikan aliran permainan dari lini tengah. Yang terbaik, tidak ada gelandang di dunia yang dapat menandingi NGolo Kante dan ia perlahan- lahan memperoleh kebugarannya sehabis masa penuh cedera.

2. Liverpool


Juergen Klopp


Walaupun lini tengah the Reds tidak mempunyai kekuatan dari pemain bintang, regu Liverpool yang diurus Juergen Klopp mempunyai soliditas dan pengalaman bertahun- tahun. Hal inilah yang sangat berharga dalam tiap pertandingan. Kapten regu Jordan Henderson ialah salah satu pembuat keputusan terbaik di Liga Primer dengan banyak berkontribusi pada timnya. Georginio Wijnaldum dapat bermain di kedua sisi dan menawarkan banyak kedinamisan di lini tengah.

Kemudian ada James Milner yang banyak dimainkan sebagai pengganti akhir- akhir ini. Pada umur mudanya, Milner mempunyai tenaga yang tidak terdapat habisnya dan bisa bermain di posisi apa pun mulai dari bek kiri ke sayap kanan. Setelah itu Naby Keita dibawa untuk membawa kreativitas yang sangat dibutuhkan, namun kesempatannya di Anfield terhambat oleh cedera.

1. Manchester City


Pep Guardiola

Ketika Pep Guardiola memutuskan buat bergabung dengan Manchester City, banyak pengamat yakin dia harus mengganti taktik lini tengahnya supaya sesuai dengan tuntutan fisik Liga Primer. 4 tahun setelah itu, game ala Guardiola yang mengandalkan bola pendek, kilat, dan kreatif memahami Liga Primer. Keadaan itu terjalin dikala klub lain belum menciptakan metode buat menghentikan lini tengah City yang bertanding seperti mesin.

Fernandinho dan Rodri bisa disebut gelandang bertahan sangat solid di Eropa. Kemudian Kevin De Bruyne bisa dibilang penyuplai bola terbaik di Liga Primer masa ini dengan 9 assist. Kaki kanannya yang luar biasa terus menciptakan umpan silang yang luar biasa. Ditambah dengan David Silva dan Bernardo Silva yang serba bisa menjadikan City mimpi buruk untuk regu mana pun di Eropa.

Komentar